SECRET LOVE (CHAPTER 4)

Title : Secret Love

Author : llamaunyu1809 a.k.a Lee Eun Soo

Genre : Shojou Ai (Girl x Girl)

Rated : T ( belum kuat buat yang M ^_^)

Cast :  Amber J. Liu, Krystal Jung, Bae Suzy, Choi Sulli, Jessica Jung and Kwon Yuri

 

Hope you like it and…

Happy reading.. ^,^

 

WARNING!!! GIRLS LOVE STORY

Don’t Like Don’t Read

Typo dan EYD bertebaran

 

Chapter 4

 

“Amber-ah… Tunggu aku!” dengan langkah tergesa-gesa Suzy menghampiri Amber yang bahkan tidak menoleh ketika namanya dipanggil. “Kau berjalan cepat sekali!” Nafasnya memburu begitu ia berada di dekat Amber. Gadis itu berusaha mengejar Amber sejak dari kelas mereka yang berada di lantai 2.

“Apa yang kau inginkan? Kau ini sangat merepotkan.” Amber berhenti berjalan, ia menghela nafas ketika mendapati Suzy kini telah menggandeng tangannya.

“Aku ingin ke Lotte World. Kau mau temani aku kan?”

Shireo.. “

“Kau harus mau!”

Amber menghempaskan tangan Suzy dengan kasar. “Aku tidak punya waktu untuk bermain bersamamu!”

“Jika kau tidak mau menemaniku, kupastikan paman Liu akan memarahimu!” Suzy menyilangkan tangan di depan dadanya.

Geez… Kau ini benar-benar merepotkan. Baiklah.. baiklah..” Amber berjalan mendahului Suzy. Ia benar-benar kesal dengan kelakuan gadis itu, ia bahkan makin berani mendekatinya setelah kejadian di Hotel Z kemarin.

***

Krystal masih berdiri mematung di depan mobilnya, ia masih sangat terkejut dengan beberapa lembar foto di dalam amplop yang ia terima. Itu adalah foto ketika ia dan Amber berada di atap pagi tadi. Dalam foto itu tercetak jelas dirinya dan Amber yang tengah berpelukan dan berciuman.

Tangannya gemetar. Tubuhnya pun terasa begitu lemas. Seseorang telah mengetahui hubungannya dengan Amber.

Tablet-nya bergetar. Sebuah panggilan masuk dari nomor yang tidak ia kenali. Dengan ragu-ragu ia menggeser Icon telepon berwarna hijau di tabletnya.

“Selamat sore, nona Jung!” Krystal tak begitu yakin siapakah penelpon misterius itu. suaranya disamarkan, ia tak bisa mengenali apakah itu suara perempuan ataupun laki-laki. Tapi nalurinya mengatakan itu adalah suara seorang gadis.

“Si-siapa kau?” suara Krystal terdengar bergetar.

“Kau sudah menerima foto-foto itu?”

“Kau yang mengirim amplop ini?”

Terdengar suara tawa di seberang sana. “Apakah itu penting, nona Jung?”

“Katakan, apa maumu?” Krystal meremas foto-foto di tangannya.

“Mauku? Hmmm.. Kurasa aku tak menginginkan apa-apa! Aku hanya merasa kasihan padamu. Apa kau begitu mempercayai kekasihmu itu? Apa kau begitu yakin dengan alasannya merahasiakan hubungan kalian dari orang lain?”

“Dengar, aku sama sekali tidak perlu menjawab semua pertanyaanmu itu. tentu saja aku mempercayai kekasihku. “

“Oh.. Begitukah? Bagaimana jika kau datang ke Lotte World sekarang?”

“Apa yang sebenarnya kau inginkan?” ucap Krystal hampir berteriak.

Tuttt… Tuttt…. Tuttt…

Sambungan terputus begitu saja. Meninggalkan Krystal yang masih menggenggam –meremas- foto-foto itu dengan berbagai pertanyaan di kepalanya.

***

Sepanjang perjalan menuju Lotte World, Suzy tak henti-hentinya berbicara. Bisa dibilang ia begitu Out of Character. Mengingat di dalam kelas Suzy merupakan salah satu murid yang cukup dingin, mungkin setara dengan Krystal. Suzy tak pernah segan untuk menolak mentah-mentah beberapa murid yang pernah mengutarakan perasaan cinta mereka kepadanya. Sejak awal gadis ini memang begitu tertarik pada Amber.

Sementara itu berbanding terbalik dengan Suzy, selama perjalanan Amber sendiri hanya terdiam dan fokus mengendarai jagoannya. Sebuah BMW berwarna hitam. Suzy memintanya agar Amber sendirilah yang mengendarai mobil itu. Gadis itu ingin berdua saja dengan Amber.

Setelah memarkirkan mobilnya, Amber dan Suzy segera memasuki arena taman bermain.

Suzy menarik Amber secara paksa untuk menaiki sebuah wahana. Wajah Amber memucat. Nafasnya tercekat. Sungguh, ia akan menaiki wahana apapun di tempat ini kecuali wanana yang satu ini. Papan di depan wahana itu jelas menampilkan nama dari wahana tersebut. “Giant Loop” sebuah wahana roller coaster dimana para pengunjung akan merasakan putaran 360 derajat pada saat melewati jalur yang dengan sengaja dibuat berbentuk bundar. Wahana itu akan berhenti sesekali saat sedang berada di atas.

“Bisakah kita naik wahana yang lain saja?” Amber mencoba mengendalikan ekspresi wajahnya. Ia tidak ingin dicap sebagai penakut.

“Tapi aku hanya ingin menaiki wahana ini!”

“Kalau begitu kau naik saja sendiri! Aku…”

“Kau takut?” Suzy memicingkan matanya. Menatap Amber dengan penuh curiga.

Hell no…” Amber memalingkan wajahnya.

“Oh ayolah.. Temani aku!”

Amber berusaha mencari alasan yang logis untuk menolak permintaan gadis menyebalkan di depannya itu. matanya sesekali mengarah pada wahana “Giant Loop” itu yang kini tengah berhenti di atas, ia sempat menahan nafasnya saat melihat wahana itu berhenti dan menyebabkan posisi terbalik pada para pengunjung.

“Kau lihat? Antrian di sini panjang sekali. Aku tidak mau menunggu!”

“Ayolah! Ini adalah kencan pertama kita!” ucap Suzy dengan ceria. Wajahnya terlihat begitu berbinar seperti seorang anak kecil yang mendapatkan permen kesukaannya.

“Teruslah bermimpi, nona Bae! Dan perlu digaris bawahi, ini bukanlah sebuah kencan!” ketus Amber.

“Mengapa kau begitu ketus padaku, Amber-ah?”

“Karena aku tidak menyukaimu!”

“Tapi kau harus menyukaiku karena—“

“Diam!!!” Amber memotong kalimat Suzy. Ia mulai merasa geram dengan tingkah gadis ini. “Dengar, Aku tak pernah menyukaimu dan tidak akan pernah! Dan soal perjodohan yang dibuat oleh orang tua kita tidak akan merubah apapun. Apa kau mengerti?”

Mendengar Amber berteriak padanya, membuat hati gadis itu hancur. Ia menundukkan kepalanya, pundaknya mulai bergetar dan kini mulai terdengar isakan darinya.

Amber yang melihat Suzy mulai menangis pun merasa sedikit bersalah. Tak seharusnya ia berteriak pada Suzy. Dengan ragu-ragu, tangan kanannya menyentuh pundak Suzy.

Uljima…”

“Mengapa kau begitu tidak menyukaiku?” lirih Suzy. Pundaknya semakin bergetar dan tangisnya pun mulai tak terbendung.

“Hei… Hei… Maafkan aku. Aku tak bermaksud berteriak padamu.”

Gotcha

Mata Amber membulat, ia merasakan sepasang benda lembut mendarat di bibirnya. Sedetik kemudian ia baru menyadari jika Suzy mencuri sebuah ciuman darinya. Dengan gerakan cepat ia menarik dirinya menjauh dari Suzy.

***

Setelah berfikir cukup lama akhirnya Krystal memutuskan untuk pergi ke Lotte World. Ia begitu penasaran dengan apa yang sebenarnya direncanakan oleh sosok misterius itu. apalagi setelah berkali-kali ia mencoba untuk menelpon kekasihnya namun ia tak bisa dihubungi. Ia merasakan sebuah firasat buruk untuk itu.

Setelah sampai di Lotte World, Krystal melihat begitu banyak orang di tempat itu membuatnya merasa pusing. Krystal bukanlah gadis yang suka dengan keramaian.

“Ramai sekali…” matanya menyusuri lautan manusia di depannya. Terlihat beberapa pasangan yang sepertinya tengah berkencan. Hal itu membuatnya teringat pada seseorang. Sudah lama ia begitu menginginkan sebuah kencan di tempat terbuka seperti ini.

Ia menghela nafas dalam, dan tiba-tiba saja tersadar, setelah ini apa yang akan ia lakukan? Kemana ia akan pergi?

Tabletnya bergetar. Menandakan ada sebuah pesan masuk.

Itu adalah nomor yang digunakan oleh sosok misterius tadi.

Ia segera membuka pesan itu.

From : xxx

Datanglah ke wahana Giant Loop

 

Krystal mengernyit. Apa yang sebenarnya sosok misterius itu inginkan?

Tanpa fikir panjang lagi, Krystal berjalan menuju wahana Giant Loop.

Setelah cukup dekat dengan wahana itu, matanya menangkap sosok yang begitu ia kenali. Apa yang Amber lakukan di sini? Bersama gadis itu? begitu banyak pertanyaan yang bergelayut di kepalanya.

Ia memutuskan untuk menjaga jarak dengan kedua orang tersebut. Matanya tak pernah lepas dari mereka berdua.

Ia melihat Amber yang berteriak pada gadis di depannya. Dan tak berselang lama gadis boyish itu berusaha untuk menenangkan Suzy.

Adegan yang paling membuatnya terkejut adalah ketika Suzy mendaratkan sebuah ciuman pada Amber. Nafasnya tercekat. Jantungnya berdebar tak karuan. Ia merasakan dadanya terasa begitu sesak. Matanya terasa panas, dan iapun mulai mengeluarkan bulir-bulir cairan bening dari sudut matanya.

Waktu terasa berhenti saat ia menyaksikan adegan menyakitkan itu. hatinya hancur…

Ia membalikkan badannya, siap berlari dari sana. Ia mencengkeram kerah seragamnya, mencoba menghiraukan sesak di dadanya. Ia berlari tanpa peduli dengan lingkungan sekitarnya.

Brukkk…

Karena tidak memperhatikan jalannya, Krystal menabrak seseorang.

“Apa yang kau lakukan disini, Soojung-ah?”

*

*

*

T B C

 

Wkwkwkwk… Hai hai… Apa kabar?

Terasa pendek kah? Ah Cuma perasaan kalian aja ah~ *mintaditabok

Okay… Ini emang pendek pake banget… Padahal gue lagi gabut banget sekarang2 ini, ya tapinya gt… Ide munculnya di saat yang aneh2 sih… Misal gue lagi di suruh nyokap belanja, atau saat gue lagi latian. Pokoknya tuh ide kadang muncul saat gue gak megang si Putih –Notebook- gue… hahahaha… mohon di maklumi yak!

Ini special buat yang request… Maaf kalo danshin yak! Hihihi…

 

10 thoughts on “SECRET LOVE (CHAPTER 4)

  1. aduhhhh thor knp pendek bngettt …
    udah kangen bangett ama ff ini😥
    next chap cepet update yah🙂 .. gantung nihh apa yg bkal di laku’in krys klo udh liat amber gtu ama suzy?????

  2. Awal baca jdul trs bilang **Asyeeekkk update jg…*
    Eh pas udh baca cerita awalnya **waduuuh rada gk nyambung ni..soalnya lupa cerita sebelumnya..zzziiizi*
    Soalnya kelamaan se authornya update..poin + plus jika,
    cerita bagus+update gk terlalu lama= A+

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s