Secret Love 3

Title : Secret Love
Author : llamaunyu1809 a.k.a Lee Eun Soo
Genre : Shojou Ai (Girl x Girl)
Rated : T ( belum kuat buat yang M ^_^)
Cast : Amber J. Liu, Krystal Jung, Bae Suzy, Choi Sulli, Jessica Jung and Kwon Yuri

Hope you like it and…
Happy reading.. ^,^

WARNING!!! GIRLS LOVE STORY
Don’t Like Don’t Read
Typo dan EYD bertebaran

Chapter 3

Krystal POV
Kami melanjutkan makan malam tanpa kehadiran Amber. ia pergi begitu saja, membuatku khawatir. Apa yang sebenarnya terjadi?
Kini Yuri dan Sica eonni kembali memamerkan kemesraan mereka. Yang benar saja! Aku bisa benar-benar gila jika terus berada di dekat kedua sejoli ini.
Aku kehilangan nafsu makanku. Aku hanya mengaduk-aduk makanan yang tersaji di depanku. Aku mengambil tabletku, berharap Amber mengirimiku pesan. Dan ternyata tak ada satupun pesan dari llama menyebalkan itu. hanya ada beberapa pesan dari JinRi. dia ini…. sudah kukatakan bahwa aku sudah memiliki kekasih, tetapi dia tidak juga mau percaya dan terus saja menggangguku. Aku menaruh kembali tabletku di atas meja. Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa perasaanku jadi tidak enak seperti ini?
“Apa yang sedang kau fikirkan, Soojungie?” suara Sica eonni menyadarkanku. Hey? Mereka masih menyadari keberadaanku? Kukira mereka sudah melupakan keberadaanku. -_-
“Kau tidak suka dengan makanannya. Soojung-ah?” Yuri eonni menatapku khawatir.
“Bukan begitu… Hanya saja tiba-tiba aku tidak merasa lapar lagi, eonni!” Bisakah kita pulang sekarang?”
Sica eonni terlihat agak kecewa. Dia pasti ingin berlama-lama dengan Yuri eonni. Benar, siapapun pasti ingin berlama-lama dengan kekasihnya. Begitu juga aku……
“Aku akan menelpon Park Ahjussi untuk menjemputku. Kalian berdua bisa pulang bersama.”
Kulihat mereka saling menatap.
“Kalian tidak perlu khawatir!” Aku tersenyum, mencoba meyakinkan mereka bahwa aku akan baik-baik saja.
End of Krystal POV
***
“Apa yang kau lakukan di sini, Nona Bae?”
“Apa urusanmu, Nona Choi?” Suzy berpura-pura menatap sinis yeoja jangkung di depannya itu.
“Kau tak perlu sesinis itu kepadaku, Suzy-ah.” Sulli mengelus pelan puncak kepala Suzy.
“Yah!!! Kau membuat rambutku berantakan!” Suzy memukul pelan lengan yeoja jangkung di depannya. Lalu mengerucutkan bibirnya.
“Hahahahah… Kau dan Soojung memiliki beberapa kemiripan!”
“Jangan samakan aku dengan yeoja dingin itu!” Suzy menyilangkan tangannya di dada.
“Hei, kau harus bercermin sebelum mengatai seseorang!”
“Kau saja yang terlalu membanggakannya. Dia tak sesempurna bayanganmu, JinRi-ah!”
“Tidak seorangpun di dunia ini yang sempurna, Suzy-ah.”
“Aishhh, Jinjja!!! Kau benar-benar telah dibutakan oleh cinta!” Suzy memukul pelan kepala yeoja jangkung nan imut itu. “ Kau bahkan lebih membela orang lain daripada Sahabatmu sendiri!” cibir Suzy.
“Hahahahah… Apa kau cemburu?” Sulli mengelus-elus kepalanya yang baru saja mendapatkan hadiah dari Suzy.
“Aku? Cemburu padamu? Apa kau sudah gila?”
“Hahahaha… Kita sudah bersama sejak kecil jadi mungkin saja kau menyimpan perasaan kepadaku.” Sulli menaik-naikkan sebelah alisnya.
“Benar, aku memang menyimpan perasaan kepadamu! Perasaan dendam lebih tepatnya!”
Sulli mengerucutkan bibirnya. “Kau benar-benar jahat!”
“Aishhh, jinjja… Kau membuang waktuku yang berharga! Aku harus segera pergi!”
“Hei, kau belum menjawab pertanyaanku. Apa yang kau lakukan di hotel keluargaku?”
***
Amber turun dari mobil dan segera memasuki hotel Z. seorang pria berjas hitam menghampirinya dan membawanya ke sebuah ruangan yang sepertinya sudah di booking oleh daddy-nya. Amber mengerutkan dahinya setelah melihat siapa yang ada disana. Ia melihat daddy-nya dan juga seorang pria yang terlihat seumuran dengan daddy-nya, serta seorang wanita yang bisa diperkirakan sebagai istri pria itu melihat bagaimana mereka saling berinteraksi.
“Beri salam!!! Titah Tuan Liu.
Amber membungkukkan badannya.
“Wah, kau benar-benar tumbuh menjadi anak yang tampan, Amber-ah.” Puji wanita paruh baya itu.
Amber hanya tersenyum canggung.
“Dad, Ada apa sebenarnya?” amber berbisik kepada pria paruh baya di sampingnya.
Tuan Liu tersenyum. “Tunggulah hingga pemeran utamanya telah berkumpul semua.”

Amber POV
Apa yang sebenarnya direncanakan oleh Pria tua ini. Aku benar-benar gelisah. Aku mengambil tabletku. Ada beberapa pesan masuk.
From : My Princess
Apa yang terjadi? Mengapa kau belum mengirimiku sms?

From : My Princess
Hey, llama… Cepat kabari aku!

Aku tersenyum melihat pesan darinya.
Sebelum aku sempat membalas pesan darinya, aku mendengar suara pintu dibuka. Refleks aku menoleh.
Dia?
Apa yang dia lakukan disini?
“Maaf aku datang terlambat!” yeoja itu membungkukkan badannya beberapa kali.
“Ahahahah.. tidak apa-apa. Lagipula kita tidak akan memulai acara ini tanpa kau!” ucap daddy dengan riang.
End of Amber POV
***
“Apa yang terjadi kemarin? Mengapa kau tidak membalas pesan ataupun panggilan dariku?” Krystal menatap Amber yang kini tengah memejamkan matanya dan merebahkan kepalanya di pangkuannya.
“Hmm…” Amber berdeham sebelum melanjutkan kata-katanya. “Ada banyak hal yang terjadi kemarin, baby.”
“So? Mind to tell me?” Amber yang kini sudah membuka matanya lalu menatap dalam ke mata indah Krystal yang berwana hitam. Mata yang selalu sukses membuatnya tenggelam di dalamnya.
Dalam beberapa saat, Amber masih terdiam. Ia bimbang apakah harus mengatakan kepada Krystal mengenai kejadian kemarin ataukah lebih baik jika Krystal tidak mengetahuinya terlebih dahulu. Ia sadar bahwa pada akhirnya Krystal juga akan mengetahuinya. Namun ia belum siap mengatakannya sekarang.
“Chagi? Mengapa kau hanya menatapku? Ceritakanlah!” Krystal merapihkan anak-anak rambut Amber yang agak sedikit berantakan.
Tanpa aba-aba Amber meraih tengkuk Krystal lalu menyatukan bibir mereka. Awalnya Krystal merasa kaget namun akhirnya ia menyerah juga, ia juga merindukan kekasihnya ini.
“Emmm.. Mungkin tidak sekarang, baby.” Ujar Amber setelah melepaskan ciuman mereka.
“Yah!!! Aku memintamu menceritakannya sekarang, lalu mengapa kau malah menciumku!” Krystal hendak memukul kepala Amber namun dengan cepat Amber menahan tangan Krystal.
“Tapi kurasa tadi kau menikmati ciuman itu.” Amber mengerling nakal.
“Yah!!!” Krystal berdiri secara tiba-tiba sehingga membuat Amber yang tengah merebahkan kepalanya pada pangkuan Krystal sukses mencium lantai.
“Auchh… Appo…” Amber mengelus-elus bagian belakang kepalanya yang baru saja mencium dinginnya lantai atap sekolah mereka. “Kurasa aku akan kehilangan ketampananku jika aku terus menjadi kekasihmu, nona Jung.”
“Kalau begitu berhentilah menjadi kekasihku.” Jawab Krystal angkuh. Ia menyilangkan tangannya di depan dada.
“Can I? hahahahaha”
Krystal menatap sadis Amber. Ia menghentakkan kakinya karena merasa kesal dengan kelakuan kekasihnya itu. Ketika Krystal hendak meninggalkan Amber, yeoja tampan itu memelukknya dari belakang.
“Percayalah padaku, Aku hanya mencintaimu. Apa pun yang terjadi.” Amber membenamkan wajahnya pada ceruk leher putih Krystal. Ia dapat menghirup aroma cherry blossom dari tubuh kekasihnya. Aroma kesukaannya.
Krystal terdiam. Selain karena menikmati pelukan itu, tapi Krystal juga sedang berfikir. Ada yang mengganjal dari pernyataan dan sikap Amber itu. Meskipun selama ini Amber sering mengucapkan kalimat-kalimat seperti itu tetapi kali ini terasa sangat berbeda.
***
Krystal POV
Aku menyanggah daguku dengan tangan kananku. Memutar-mutar bolpoint yang sejak tadi belum aku buka penutupnya. Buku tuliskupun masih kosong. Tak ada satupun penjelasan dari Han Songsaengnim yang masuk ke dalam otakku.
Dari tadi aku hanya memikirkan Amber. Ada yang aneh dengan sikap Amber saat di atap. Aku tak menyalahkannya jika ia belum siap mengatakan apa yang terjadi kemarin. Hanya saja perasaanku mengatakan bahwa akan ada hal buruk yang terjadi pada kami. Entahlah, kuharap itu hanya perasaanku saja.
Tuk
Sebuah kertas merah muda mendarat di mejaku. Aku memandang sekeliling, mencari siapa pelaku pelemparan kertas ini. Aku menghela nafas melihat sesosok yeoja jangkung yang duduk di samping Amber. JinRi… Apa maunya kali ini? Ia mengisyaratkan untuk membuka gumpalan kertas merah muda itu.
“I Love you, Please be mine~”
Sudah kuduga, ia pasti menuliskan kalimat seperti itu. Aku menoleh ke belakang. Sekilas pandanganku dan Amber bertemu. Ia bertanya dalam diam.
Tuk
Sebuah kertas merah muda lain mendarat di mejaku lagi.
“Jawablah…”
Aku membuka tutup pulpenku.
“Berhentilah.. “ aku menulis kalimat itu di bawah tulisannya.
Hup… Aku melempar kertas itu ke belakang.
“Ehem… Nona Jung dan Nona Choi? Apa yang sedang kalian lakukan?” suara berat Han Songsaengnim mengagetkanku. “Jika kalian sebegitu tidak tertariknya dengan mata pelajaranku, kalian bisa berdiri di luar.”
Sial… Ini semua karena yeoja itu.
Aku berjalan lunglai menuju pintu diikuti oleh yeoja itu. kulirik ia sekilas, tak tampak perasaan bersalah sama sekali di wajahnya. Ia malah tersenyum.
Haaaahhhh… hari ini benar-benar bukan hariku.
Kini kami sudah berdiri di luar kelas. Aku menatap dingin yeoja yang selama ini selalu berusaha mendekatiku. Aku tak mengerti mengapa ia begitu gigih meski telah beberapa kali aku tolak. Dia benar-benar merepotkan.
“So, Soojung-ah.. is it Yes or No?”
“Absolutely NO..”
“Khhhaaaahhh… Aku bingung mengapa kau selalu menolakku… Padahal aku ini kan sangat imut.” Ia mengerucutkan bibirnya. Err… Kuakui ia memang imut. “Katakan padaku apa alasanmu?” ia memegang pundakku memaksaku menatap bola matanya.
“……..”
“Kenapa kau hanya diam? Katakanlah! Apa aku kurang imut? Aku kurang tinggi?” oh god… yeoja ini benar-benar merepotkan…
“Berhentilah mengejarku…”
“Dan jika tidak, apa yang akan terjadi padaku?” ia menaikkan sebelah alisnya.
“Aku mencintai orang lain, jadi bisakah kau berhenti menggangguku?”
Ia terdiam… pegangannya pada pundakku melemah dan akhirnya ia melepaskan pegangannya pada pundakku.
End of Krystal POV
***
“Nona, seseorang menitipkan amplop ini kepada saya..”
“Siapa yang menitipkannya, ahjussi?” Krystal mengambil selembar Amplop yang diberikan oleh supirnya atau lebih sering ia panggil Kim ahjussi.
Lelaki paruh baya itu mencoba mengingat siapa yang menitipkan surat itu. “Saya fikir ia adalah teman sekolah anda, nona. Ia memakai seragam yang sama dengan anda.”
“Ah…” Krystal hanya menggangguk dan membolak balikkan amplop itu. berharap ada petunjuk tentang siapa pengirimnya. Namun nihil.. ia tak menemukan petunjuk apa-apa.
Dengan penasaran ia membuka amplop itu.
Deg…
Tangan yeoja cantik itu gemetar melihat apa yang ada di amplop itu.
“Ah-ju-ssi… Apa kau yakin jika dia adalah murid sekolah ini juga?
……..
…….
……
…..
….

..
.
T B C

Hai readersdeul tercintah~
Miss me????? Hahahahah….
Sorry baru bisa post SL dulu… buat GBF ato 7YoL-nya nyusul yak… hihihii…
Okey…. Pokoknya jangan lupa komen… karena komen kalian tuh obat paling mujarab saat gue lagi males nulis… wkwkwkwk…
See ya~

 

18 thoughts on “Secret Love 3

  1. Kurang Panjang Thor😥 lebih pengen kryber lagi.. T.T aduhh itu foto nya apa??? jangan sampe kryber kena masalah T___T

  2. annyeong , slam kenal thor ak reader bru
    🙂
    hehe .

    hadeuh knflik kryber nh kyanya -,-‘
    mga bs d slsein deh .
    lanjt thor🙂

  3. apa itu isi amplopnya ? Semoga gk trjdi masalah sama hubungan kryber..lanjut thor, jdi penasaran sama crita selanjutnya, fighting:-)

  4. hay author,, lama tak jumpa.kangen juga ..
    Masalahnya complicated banget,,
    yang kuat n sabar yah soojungie..

    Amber is always right next to you..

  5. thor di tnggu yg yulsic nya,,
    syng gak bisa dtng ke acra gath brng author ,rider ma sider yg lain, hahahaha
    #sadar kalo gue sider
    soalnya jaaauuuh bgt, , ,
    lnjt trus thor di tunggu karya2 mu yg lain

  6. Huaaa nongol… Kirain nih ff udah di lupain thor-____- u knw wht?? Walaupun lama apdet tp aku ga lupa ceritanya, saking kangen nya nih sm ff kryber u,u
    yg ngirim amplop suzy yaak? Hhh udah pasti suzber di jodohin tuh:/

    okeey lanjuuuutt thor~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s