It’s Hard but Easy (chap 5)

Title : It’s Hard but easy

Author : llamaunyu1809 a.k.a Lee Eun Soo

Genre : Shojou Ai (Girl x Girl)

Rated : T ( belum kuat buat yang M ^_^)

Cast  :  Amber J. Liu as Lee EunYoung, Krystal Jung, Choi Sulli, Jessica Jung , Kwon Yuri

 

Hope you like it and…

Happy reading.. ^,^

 

WARNING!!! GIRLS LOVE STORY

Don’t Like Don’t Read

Typo dan EYD bertebaran

 

CHAPTER 5

 

 

“S-sulli-ah? Gwenchana?” Krystal bangkit dari sofa dan menghampiri Sulli yang masih berdiri.

“Ahhhhhhh..”. Sulli tidak menjawab pertanyaan Krystal. Erangannya terdengar semakin keras membuat Krystal semakin bingung dan panik.

Brukkk

Yeoja jangkung namun imut itu pun tumbang di pelukan Krystal.

“Oh.. No..”  Krystal mendesah pelan sambil tetap menahan tubuh Sulli. Ia memapah tubuh jangkung itu menuju Sofa pink di depan televisi. Tidak terlalu jauh dari sofa dimana Amber terbaring.

Krystal bergegas mengambil Handphone-nya.

Yeoboseo.. ahjumma.” Krystal berbicara dengan nada yang khawatir.

Yeoboseo, Soojung-ah. Ada apa nak?”

“S-sulli pingsan.”

***

Krystal POV

Beberapa saat setelah aku menelponnya, bibi Choi datang dengan wajah khawatir. Beliau segera membawa Sulli pulang. Bukannya aku tidak khawatir dengan keadaan Sulli, sungguh.. aku benar-benar khawatir dengan keadaan sahabatku itu dan aku pun ingin sekali merawat Sulli. Tapi, di sini masih ada satu orang lagi yang membutuhkan aku.

Aku meletakkan punggung tanganku diatas keningnya. Ternyata demamnya sudah agak turun sedikit. Ini semua berkat obat penurun demam yang aku dapat dari lemari Sica eonni.

Wajahnya terlihat sangat damai ketika sedang tidur seperti itu. Tanpa sadar aku mengelus pipinya dengan ibu jariku. Oh god… Dia benar-benar sangat tampan.

“EunYeonnie.. Mianhae…” sejak ia pingsan ia terus saja menggumamkan nama itu.. siapa EunYeon itu? apa dia begitu berarti untuknya?

Tiba-tiba saja ia menggenggam tanganku yang masih mengelus pipinya. Sontak saja itu membuatku sangat kaget. Kulihat matanya pun mulai terbuka.

“Suzy-ah.. Bogoshippo~..” ia semakin mengeratkan genggamannya pada tanganku.

Aku hanya bisa terpaku melihatnya yang kini semakin mendekatkan wajahnya pada wajahku. Sungguh, aku tidak bisa melakukan apa-apa. Aku benar-benar terhipnotis olehnya.

Chu~

Ia menempelkan bibirnya pada bibirku. Hanya menempelkan tidak lebih. Aku tidak membalas ataupun berusaha untuk melepaskannya. Aku benar-benar tidak tahu apa yang harusnya aku lakukan sekarang.

Setelah beberapa detik ia menciumku, ia kembali tertidur dengan wajah tanpa dosanya itu meninggalkanku yang masih terdiam dengan wajah yang bisa kutebak. Merah padam….

Krystal POV End

***

Sulli POV

Aku memaksa kedua mataku untuk terbuka dan alhasil kepalaku terasa sangat berat. Ku edarkan pandangannku dan yang kudapati adalah pemandangan kamarku. Kamarku? Tunggu.. kenapa aku bisa ada di kamarku? Seingatku tadi sore aku sedang berada di apartemen Soojung dan sekarang aku sudah terbaring di kamarku?

“Kau sudah sadar, nak?” sebuah suara yang sangat aku kenali menginterupsi acara tanya jawab di dalam otakku.

Ne, eomma.” Aku tersenyum lemah.

“Apa kepalamu masih terasa sakit?” ia mengelus lembut kepalaku. Hal yang selalu ia lakukan sejak aku kecil dulu, ketika kepalaku terasa pusing atau ketika aku merasa tidak nyaman . Tunggu.. sejak kecil? Kenangan yang aku ingat hanya ketika aku berumur 8 tahun.

“Sedikit..”

“Kalau begitu kau istirahat saja. Sebentar lagi dokter Han akan datang untuk memeriksa keadaanmu.” Ia hendak meninggalkan kamarku.

Eomma...” ia menoleh ke arahku sambil tersenyum.

“Bisakah aku melihat foto-foto masa kecilku?” ku lihat ekspresinya agak sedikit berubah.

“B-baiklah, eomma akan segera mengambilnya.”

Tak membutuhkan waktu yang lama untuk menunggu eomma kembali, ia membawa sebuah album foto.

Eomma… bukan foto-foto itu yang aku maksud.” Aku sudah tahu apa saja foto-foto yang ada dalam album itu. Foto-fotoku sejak umur 8 tahun sampai sekarang.

“A-apa maksudmu, nak?”

Kenapa eomma terlihat begitu gugup? Apa memang benar ada yang eomma sembunyikan dariku?

“Maksudku, foto-foto ketika aku lahir sampai berumur 7 tahun. Aku tidak pernah melihat foto-foto itu.”

“Ah, foto-foto itu.. Eomma rasa foto-foto itu tertinggal di rumah kita yang lama, nak.” Dilihat dari ekspresi dan gelagatnya, aku tahu pasti memang ada yang tengah eomma sembunyikan dariku.

Sulli POV end

 

Tok tok tok

Seorang lelaki paruh baya dengan jas putih tengah berdiri di depan kediaman keluarga Choi sambil sesekali mengetuk pintu rumah sederhana itu.

Tak lama berselang, bibi Choi membukakan pintu untuk lelaki paruh baya itu.

“Jadi, ada apa sebenarnya denganku, dok?” Sulli angkat bicara setelah diperiksa oleh dokter Han.

“Bukan penyakit serius. Kau hanya butuh banyak istirahat, JinRi-ah.” Pria paruh baya itu tersenyum dan mengelus kepala Sulli.

Setelah memeriksa Sulli, Dokter Han segera meninggalkan kamar Sulli bersama bibi Choi.

“Sepertinya dia sudah mengetahui sesuatu. Dia menanyakan foto-foto masa kecilnya. Aku benar-benar bingung harus berbuat apa, oppa.”

“Ku rasa akhirnya dia harus tahu yang sebenarnya, Sun Ri-ah.” Pria paruh baya itu menepuk pelan pundak bibi Choi.

***

Amber POV

Aku bermimpi melihatnya.. melihat Suzy. mengapa mimpi itu terasa begitu nyata. Sungguh, aku benar-benar merasakannya.

Perlahan aku membuka kedua mataku. Kepalaku masih terasa agak pusing. Ku edarkan pandanganku. Dan aku melihat seorang yeoja tengah tertidur dengan posisi duduk disampingku. Aku mencoba menajamkan penglihatanku. Hey, bukankah dia Krystal? Kenapa dia ada di sini? Di kamarku… ani… ini bukan kamarku. Dimana aku?

Yeoja di sampingku ini menggeliat dan menggumamkan sesuatu. Entahlah, aku tidak mengerti apa yang ia gumamkan. Dia terlihat sangat cute ketika sedang tertidur seperti ini. aku mencoba bangkit dengan perlahan agar tidak membangunkannya. Sedikit lagi dan aku akan berhasil bangkit dari sofa ini.

“Eh, kau sudah sadar?” ia sudah terbangun terlebih dahulu sebelum aku berhasil. -.-

Dengan wajah mengantukknya ia meletakkan tangannya di keningku.

Deg deg deg

Hei.. ada apa dengan jantungku?

Wajahnya terlalu dekat dengan wajahku membuatku semakin mengagumi kecantikkannya. Oh god… benarkah dia malaikat yang engkau kirimkan untuk menggantikan Suzy?

Mian..” dengan canggung ia melepaskan tangannya dan bergerak menjauh dariku. Ini hanya perasaanku saja atau memang wajahnya kini tengah memerah? “Sepertinya demammu benar-benar sudah turun. Apa kau mau kubuatkan sup?” ia bertanya dengan wajah yang tertunduk. Aigooo… dia ini benar-benar mirip dengan Suzy.

“T-tidak perlu. Sebaiknya sekarang aku pulang saja.” Aku hendak beranjak dari sofa tetapi dia bangkit terlebih dahulu seperti ingin menahanku.

“Tinggal lah sebentar lagi, aku akan membuatkanmu sup.” Ia bergegas menuju dapur meninggalkanku sendiri di ruang tengah apartemennya.

Baiklah, tidak ada salahnya bersantai disini sebentar. Aku kembali duduk di sofa sambil memeriksa ponselku. Ternyata hanya ada 20 panggilan tak terjawab dari daddy.  Sebelum aku menelponnya, kini sebuah panggilan masuk dari daddy tertera di ponselku.

Hello dad..”

“YA!!! LEE EUNYOUNG DARI MANA SAJA KAU INI? KENAPA BARU SEKARANG KAU ANGKAT TELPON DARIKU?” aku menjauhkan ponselku dari telingaku.

“Oh ayolah, dad. Aku sudah besar, bisakah kau berhenti mengkhawatirkanku secara berlebihan seperti ini?”

“Kalau saja sekarang kau ada disini, sudah kupastikan aku akan memukul kepalamu itu. dasar bocah nakal.”

Bukannya aku tidak suka dikhawatirkan, hanya saja menurutku ini sudah berlebihan.

Dad, I’m fine.”

“Hhh.. baiklah.. aku percaya. Kuharap kau tidak telat untuk makan malam, nak.”

Okey..”

Mungkin orang lain akan mengira aku adalah anak yang tidak menyayangi ayahku karena sikap dinginku. Tapi itu semua salah. Aku sangat menyayangi keluargaku hanya saja aku tidak terlalu pandai untuk mengekspresikannya. Sungguh, aku benar-benar menyayangi ayahku.

Love you, dad.”

Love you too, honey.” Setelah mengatakan itu, daddy memutuskan sambungan telponnya.

Aku berjalan menuju lemari pajangan. Disana terdapat beberapa foto yang terpampang. Mulai dari foto Krystal sendiri, fotonya bersama kedua orang tuanya, fotonya bersama dua yeoja yang terlihat lebih tua darinya, dan fotonya bersama seorang yeoja jangkung yang akhir-akhir ini sering  bersamaku, Sulli.

haha.. Krystal sangat imut ketika masih berumur 8 tahun. Setelah mengamati beberapa foto, aku berniat untuk kembali duduk di sofa. Tapi sebuah foto membuat jantungku seakan berhenti berdetak. Sebuah foto masa kecil Krystal bersama gadis kecil yang sangat ku kenal.

“Supnya sudah jadi. Kemarilah.” Aku menoleh sebentar ke arah Krystal yang kini berdiri tak begitu jauh dariku, ia masih mengenakan celemeknya. “Ada apa? Mengapa kau memandangku seperti itu?”

“S-Siapa gadis kecil yang bersamamu di foto itu?”

….

..

.

.

.

.

T B C

 

Apa kabar readersdeul sekalian? Llama harap kalian baik-baik saja. Maap karena llama gak apdet2. Itu semua karena kesibukan di akhir taun. Maap juga kalo banyak typo….

Tadinya llama mau sekalian apdet GBF….. tapi…..

Tapi ntar aja deh.. hihihihi…

Yaudah deh… segitu aja pidato dari llama…. Llama mau lanjutin nangis di pojokan lagi karena Yoong udh punya pacar….😥

eh iya ampe lupa… Happy New Year!!!!! yah walaupun udah telat tapi kan masih ada lah suasana taun barunya… ^.^

Jangan lupa komen ya….

See you…. :*

19 thoughts on “It’s Hard but Easy (chap 5)

  1. Lupa sama ceritanya gara” llama baru update skarang hehe ,,
    iya llama kapan update FF GBF udah kangen sma sifat amber d ff itu ..
    *ikutan nangis bareng llama gara” yoong udah punya LSG ..
    Terus Soo udah punya Jung Kyung Ho ,, huwaaaaa Royal Family T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s