It’s Hard but Easy (Chap 4)

Annyeong readers… ^,^

Adakah yang masih inget dengan ff yang satu ini?

Mianhae karena llama apdet-nya gak teratur. Llama akan usahain setiap sabtu bakal apdet deh. Do’ain aja supaya llama gak kena Writers Block.😄

Udah ah gak usah panjang kali lebar cuap-cuapnya entar malah jadi luas..

Cekidot….

 

Title : It’s Hard but easy

Author : llamaunyu1809 a.k.a Lee Eun Soo

Genre : Shojou Ai (Girl x Girl)

Rated : T ( belum kuat buat yang M ^_^)

Cast  :  Amber J. Liu as Lee EunYoung, Krystal Jung, Choi Sulli, Jessica Jung , Kwon Yuri

 

Hope you like it and…

Happy reading.. ^,^

Gambar

 

WARNING!!! GIRLS LOVE STORY

Don’t Like Don’t Read

Typo dan EYD bertebaran

 

CHAPTER 4

 

 

Braaakkkk..

Ckitttt…

Suara decitan keras terdengar di jalanan yang sepi itu.  Mobil sedan hitam itu menabrak pembatas jalan dan keluar dari jalur yang seharusnya.

MOMMY!!!”

Dengan nafas yang terengah-engah seorang yeoja berwajah imut terbangun dari mimpi buruknya. Keringatnya bercucuran seakan ia habis melakukan olahraga berat.

“Mimpi itu lagi.” gumamnya masih dengan nafas yang terengah.

“Apa kau baik-baik saja, nak?” seorang wanita paruh baya menghampiri yeoja imut itu.

Ne, aku baik-baik saja umma.” Sulli mencoba memberikan senyuman namun terlihat sekali bahwa itu merupakan senyuman yang dipaksakan.

“Apa kau bermimpi buruk?” wanita itu mengelus dan merapihkan rambut pendek yeoja imut itu yang terlihat agak berantakan.

Anio, umma.”

“Hm, baiklah… umma kembali ke kamar dulu ya sayang.” ucap wanita itu sambil mengecup puncak kepala yeoja imut itu lalu beranjak dari kamar Sulli.

Umma..” suara lirih Sulli membuat wanita paruh baya itu menghentikan langkahnya dan menoleh kepadanya.

Ne?”

Anio…” Sulli mencoba tersenyum lagi. Ia menarik selimutnya dan berusaha untuk memejamkan matanya. Mengingat ini masih jam 2 pagi.

***

Seorang yeoja berwajah tampan sedang tertidur pulas dengan berbantalkan tangannya sendiri di dalam perpustakaan yang seharusnya jadi tempat untuk membaca. Suasana perpustakaan itu memang sangat sepi karena hanya ada segelintir siswa yang ada disana.

“Kenapa aku sering bertemu dengannya dalam keadaan seperti ini?” gumam seorang yeoja cantik yang baru saja memasuki perpustakaan dan berdiri di dekat yeoja tampan yang tertidur itu. “Dia, imut sekali dengan posisi tidur seperti ini.”

Ckrekkk

Yeoja cantik itu mengeluarkan handphone-nya dan memotret yeoja tampan itu secara diam-diam.

“Hihi… dia imut sekali.” gumam yeoja bersurai panjang itu, kedua sudut bibirnya tertarik ke arah berlawanan.

“Eung..”  yeoja tampan yang sedari tadi tertidur itu pun terbangun. “sedang apa kau di sini?” ia melihat seorang yeoja cantik di sebelahnya yang terlihat tengah membaca buku.

“Apa yang kau fikirkan? Untuk apa seseorang pergi ke perpustakaan? Tentu saja untuk membaca buku. Dasar babo.” Krystal berbicara tanpa mengalihkan perhatiannya pada benda persegi di tangannya. Ia berusaha tak se-gugup mungkin.

“Oh, yeah. Tentu saja..” Amber memutar bola matanya sebelum melanjutkan perkataanya. “Tapi kau sangat hebat. Bahkan kau membaca buku yang posisinya terbalik.”

Wajah Krystal berubah merah. Menahan malu. Seharusnya ia cukup pintar untuk berpura-pura membaca. Membaca buku yang tidak terbalik tentunya.

“I-itu karena…” ucap Krystal terbata. “ah, iya. Tadi aku melihat sesuatu yang aneh dengan buku ini jika buku ini diterbalikkan.”

“Oh, baiklah. Lakukan saja apa yang kau suka.” Amber bangkit dari kursi dan beranjak meninggalkan Krystal yang masih terdiam.

“Oh God… kenapa aku bisa sebodoh itu? babo.. babo..” runtuk yeoja cantik itu.

.

Amber POV

Kepalaku terasa sangat berat. Tubuhku pun terasa sangat dingin. Ada apa ini? Aku menyandarkan tubuhku di bangku. Mencoba memejamkan mataku. Namun mataku pun terasa sangat panas. Suara riuh di dalam kelas membuat kepalaku bertambah pusing. Oh, ayolah. Kemana Kim Songsaengnim? Kenapa belum tiba juga?

Neon gwenchanayo, EunYoung-ssi?” ujar yeoja cantik berambut kecoklatan yang membuatku membuka mataku.

I’m okay.” Aku mencoba menyunggingkan sebuah senyuman. Aku tidak mau di kasihani oleh orang lain.

“Kau terlihat tidak baik-baik saja, EunYoung-ssi.” Yeoja pendek ini masih menatapku dengan tatapan khawatir.

“Sudah kubilang. Panggil saja aku Amber.”

“B-baiklah. Tapi wajahmu terlihat sangat pucat. Mau ku antar ke UKS?”

No, Thanks. I’m okay.” Aku berusaha menyembunyikan apa yang ku rasakan sekarang. Hey, seorang Lee EunYoung tidak boleh tampak lemah bukan? Mau ditaruh dimana wajah tampanku ini jika aku terlihat begitu rapuh?

End of Amber POV

 

***

“Siapa wanita itu? kenapa aku memanggilnya ‘Mommy’?” batin yeoja jangkung namun berwajah imut itu.

“Hei, Sulli-ah. Kau kenapa? Tumben sekali kau belum menghabiskan makananmu itu.” Krystal membuyarkan lamunan yeoja jangkung itu.

“Eh, sejak kapan kau di sini?”

“Aku sudah di sini sejak tadi. Kenapa kau melamun? Apa kau sedang sakit?” Krystal meletakkan punggung tangannya di kening yeoja jangkung itu.

“Aku tidak apa-apa, Soojung-ah.” Ia menepis pelan tangan Krystal. “Ayo ke kelas. Sebentar lagi jam istirahat akan selesai.” Ia bangkit dan menarik tangan Krystal.

“Ada apa dengannya? Dia sangat aneh hari ini.” batin Krystal.

***

Neon gwenchanayo?” Krystal menatap khawatir yeoja tampan disampingnya itu. Mereka tengah berada di dalam lift apartemen.

Ne, gweanchana.” Amber menjawab dengan suara yang agak bergetar.

Ting..

Pintu lift terbuka. Mereka telah sampai di lantai 8 tempat dimana apartemen mereka berada. Amber berjalan dengan agak limbung. Nafasnya tersengal. Krystal yang berada di belakangnya hanya memperhatikannya yeoja tampan di depannya itu sambil berjaga-jaga jika tiba-tiba yeoja tampan itu ambruk.

Setelah mereka sampai di depan pintu apartemen mereka masing-masing Krystal tidak langsung masuk. Ia masih menatap yeoja tampan di sebelahnya yang kini tengah bersandar di depan pintu apartemennya dengan nafas yang memburu dan keringat yang bercucuran.

“Apa kau benar-benar tidak apa-apa?”

Ne.. Aku-“

Brukkk

Belum sempat Amber menyelesaikan kata-katanya ia pun akhirnya tumbang di depan pintu apartemennya.

Krystal yang melihat itu  akhirnya panik dan langsung menghampiri Amber. Ia menopang kepala Amber dengan tangan kirinya. Ia masih bingung harus melakukan apa. Ia meletakkan tangan kanannya di dahi Amber dan ia terkejut karena suhu tubuh Amber yang begitu panas.

Eotthokhae?”

Krystal akhirnya memutuskan untuk memapah tubuh Amber dan membawanya masuk ke dalam apartemennya. Dengan susah payah ia meletakkan tubuh yeoja tampan itu di sofa ruang tengah. Ia segera mengambil thermometer untuk mengetahui berapa suhu tubuh Amber.

“Tinggi sekali suhu tubuhnya.”

***

Sulli POV

Tiba-tiba saja perasaanku menjadi tidak enak. Apa yang sebenarnya terjadi? Sekarang aku masih berada di dalam taxi menuju apartemen Krystal. Aku memang ada janji dengan Krystal untuk mengerjakaan tugas bersama di apartemennya. Tapi kami sepakat untuk mengerjakan tugas itu nanti malam. Sedangkan ini masih sore dan aku malah terburu-buru ke sana. Ini aneh.

Setelah sekitar setengah jam akhirnya aku pun sampai di depan gedung SM Apartemen. Aku segera keluar dari taxi dan memberikan uang sejumlah dengan yang tertera pada argo taxi itu. Aku bergegas memasuki gedung itu dan menaiki lift. Aku menekan angka 8 pada tombol lift. Di dalam lift perasaanku semakin terasa tidak enak. Aku semakin gelisah.

Ting..

Pintu lift terbuka. Aku berlari menuju apartemen Krystal.

Aku menekan bel dengan nafas yang masih terengah. Sebenarnya aku pun masih bingung. Untuk apa aku terburu-buru datang ke sini?

End of Sulli POV

 

Cklek

Krystal membuka pintu apartemennya dengan perlahan.

“Sulli-ah?” Krystal menatap yeoja jangkung di depannya yang kini masih terengah. “Bukankah kita sepakat mengerjakan tugasnya nanti malam?”

“Eh.. iya.. anu.. aku..” Sulli bingung harus menjawab apa. Karena sesungguhnya ia pun tidak tahu alasannya terburu-buru datang ke sini.

“Ya sudahlah, ayo masuk.” Krystal mempersilahkan Sulli masuk.

Sulli melangkahkan kakinya di dalam apartemen Krystal. Ia terhenti di ruang tengah. Ia melihat seseorang yang tengah terbaring di atas sofa putih itu.

“Amber hyung?” gumam Sulli.

“Eh? Kau panggil dia siapa?”

A-aniya.. Kenapa dia bisa ada di sini, SooJung-ah?” Sulli masih menatap yeoja tampan yang tak sadarkan diri itu. Entah mengapa hatinya terasa cemas. Sangat cemas. Apa ia mencemaskan yeoja tampan ini? Tapi kenapa? Berbagai pertanyaan terus berputar di kepalanya.

“Em.. Tadi dia pingsan jadi aku membawanya ke sini karena aku tidak tahu password apartemennya. Dia tinggal di sebelah apartemenku.” Krystal duduk di sebelah yeoja tampan itu.

“euh..” Yeoja tampan itu menggeliat kecil.  “EunYeonnie~..” gumam yeoja tampan itu yang masih memejamkan matanya.

Deg..

Jantung Sulli berdetak sangat cepat mendengar nama itu. Ia merasa sangat mengenal panggilan itu. Kini tatapannya tertuju pada sebuah kalung berbandulkan dua buah cincin yang bertengger di leher mulus yeoja tampan itu. Ada perasaan aneh saat ia melihat kalung itu. Sulli merasakan sakit di bagian kepalanya. Tiba-tiba berbagai kenangan yang entah datang dari mana kini berputar seperti sebuah film hitam putih yang dipercepat di dalam kepalanya.

“Ahhh…” ia mencengkram kepalanya dengan kedua tangannya.

“S-sulli-ah? Gwenchana?” Krystal bangkit dari sofa dan menghampiri Sulli yang masih berdiri sambil mencengkram kepalanya.

“Ahhhhhhh..”. Sulli tidak menjawab pertanyaan Krystal. Erangannya terdengar semakin keras membuat Krystal semakin bingung dan panik.

Brukkk

Yeoja jangkung berwajah imut itu pun tumbang di pelukan Krystal.

“Oh.. No..”

.

.

.

TBC

 

Apdetan yang sangat pendek yah? Haha..

Masih mending dari pada gak apdet sama sekali. Xp

Bubay Readersdeul-ku yang tercintah.. :*

#ngumpet dibelakang Amber onpa#

 

 

29 thoughts on “It’s Hard but Easy (Chap 4)

  1. ahh… sudah kutunggu lama sekali ini thor.. km baru muncul
    oh..omo.. sulli amber pingsan… krystal bingung
    makin seru ini
    cepet update ya thor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s