It’s Hard But Easy

Annyeong…. Ada author baru nih.. ^_^

Lee Eun Soo Imnida…

Salam kenal ya.. Semoga reader suka sama karya author gaje ini ya..

Langsung aja,, cekidot..

Jangan lupa comment ne.. ^,^

 

Title     : It’s Hard but Easy

Author : Llamaunyu1809 a.k.a Lee Eun Soo

Genre : Shojou Ai (Girl x Girl), Comedy, Romance

Rated : T ( belum kuat buat yang M ^_^)

Main Cast  :     Amber J. Liu as Lee Eun Young

                        Krystal Jung a.k.a Jung Soojung

                        Choi Sulli a.k.a Choi JinRi

Sub Cast    :     Jessica Jung a.k.a Jung Sooyeon

                        Kwon Yuri

 

WARNING!!! GIRLS LOVE STORY

Don’t Like Don’t Read

Typo dan EYD bertebaran

 

CHAPTER 1

 

 

“Hmmm… Akhirnya aku kembali ke sini juga.” ujar seseorang yang baru saja keluar dari bandara dan sedang berada di dalam taksi.

“Mau kemana tuan?” tanya supir taksi.

“Ehhh? Tuan?… Aku ini seorang Gadis pak.” jawab yeoja itu . Ini bukanlah yang pertama kalinya orang menyangkanya seorang pria karena penampilannya dan wajah tampannya itu.  Sebelumnya saat dia berada di toilet malah lebih buruk lagi keadaannya. Dia hampir disiram karena disangka namja mesum yang sedang mengintip di toilet wanita. (sabar ya onpa-ku tersayang).

“Ehh… maaf nona… jadi nona mau kemana?” jawab supir taksi.

“SM Apartemen pak.” jawabnya  cepat.

“Baiklah tuan, eh nona maksudku… hehehe.” ucap supir taksi dengan sedikit cengengesan.

Setelah 30 menit akhirnya dia sampai di tempat tujuannya dan beranjak masuk kedalam bangunan itu sambil memegang barang-barang dalam sebuah kotak  berwarna pink (?) sedangkan koper dan barang-barang lainya dibawa oleh supir taksi tadi.

Brukkkkkk…

“Ahh maaf, aku gak sengaja.” ucap seorang gadis berambut panjang dengan nada dingin sedingin es batu(?) yang tanpa sengaja menabrak yeoja tampan itu. 

“Ehh! Begitukah cara mu meminta maaf?!” jawab yeoja tampan itu dengan nada tidak terima.

“Ehh, memangnya kenapa?” jawab si gadis berambut panjang acuh. 

“Dasar tidak sopan! Gara-gara kamu barang-barangku jadi berserakan begitu, cepat bantu aku membereskannya”. ucap si namja eh yeoja tampan itu sambil berjongkok dan membereskan barang-barangnya yang jatuh.

“Tak seluruhnya salahku, kau saja yang tak melihat-lihat!” elak yeoja yang ternyata bernama Krystal.

“Aisssshhhh udah salah masih saja mengelak, baiklah kalau kau tak mau membantuku.” jawab yeoja bernama Amber itu pasrah. “Aku Amber, kau??” lanjut sang yeoja tampan tadi sambil tetap membereskan barangnya.

“Aku sudah minta maaf dan aku tak punya urusan lagi dengan mu, aku pergi dulu.” jawab Krystal dingin seraya berjalan meninggalkan Amber.

 

Amber POV

“Aiisssshhhh… Kenapa gadis itu menyebalkan sekali??? Sudah tau dia yang salah tapi dia kabur begitu saja… Dasar gadis menyebalkan!” runtuk ku sambil mengacak-acak rambutku sendiri. “Hmmm… Tapi dia cantik dan kenapa aku malah jadi penasaran dengannya ya? Hahaha…” ucapku dalam hati sambil senyum-senyum gak jelas. “Baiklah, sudah semuanya… sekarang waktunya masuk ke apartemen baruku!… ehhh, kalung pemberian “dia” kemana?!” ucapku kaget sambil mulai mencarinya. “Arrrrrgggghhhhh! Ini semua gara-gara  gadis ituuuuuu!!!” runtukku sambil tetap mencari kalung itu.

End of Amber POV

 

Krystal POV

“Ya!! Soojungie… Kenapa lama sekali sih? Kita sudah telat nih.” ucap Unnie-ku sambil marah-marah gak jelas.

“Ahhh Maaf Unnie, kau sudah lama menugguku ya?” ucapku cengengesan.

“Sudahlah Sica Baby, ayo cepat kita berangkat!” ujar Yuri unnie yang merupakan kekasih Unnie-ku sambil menarik tangan Unnie-ku ke dalam mobil. Yuri unnie yang menyetir mobilnya dan Jessica unnie duduk di sebelahnya sedangkan aku duduk di bangku belakang dan harus tersiksa melihat pasangan ini bermesraan. (sabar ya Soojungie)   

 “Ehh apa ini? Kalung?” tanyaku dalam hati. Aku membuka kalung berbentuk hati itu yang tersangkut di tasku dan kulihat foto namja yang kutabrak tadi bersama gadis cantik. “Ehhh bagaimana aku mengembalikannya?!” ucapku bingung.

End of Krystal POV

 

Setelah mengantarkan Krystal ke sekolahnya, Yuri dan Jessica pun pergi untuk berangkat ke kampus meraka.

“Dahhhh Soojungie! Belajar  yang bener  ya!” ucap Jessica sambil melambaikan tangan kearah Krystal yang berada di depan gerbang sekolahnya.

Krystal berjalan memasuki sekolahnya dan menuju kelasnya sambil memegang kalung itu dan terus memandanginya.

“Hei, Soojung-ah tunggu aku.” teriak seorang Yeoja  jangkung.

“Ya!! Sulli pabo kau tak perlu berteriak begitu! Kau pikir aku tuli?!” bentaknya pada Yeoja bernama Sulli itu.

“Hahaha… Abisnya tadi aku panggil kamu gak nengok sih makanya aku teriak pake toa masjid sebelah(?).” ucap Sulli dengan tampang Innocent-nya.

 

Sulli POV

Aku berjalan beriringan dengan Krystal menuju kelas kami, dia adalah sahabatku sekaligus orang yang aku suka. Aku lihat dia sedang memegang kalung berbentuk hati dan dia terus memandanginya sedari tadi, aku sangat shock. Apa mungkin itu pemberian pacarnya? Bukankah dia belum punya pacar? Dia tidak pernah bercerita kepadaku! Arrrrrghhhhh!!!” tanpa sadar aku mengacak-acak rambutku sendiri.

Waeyo, Sulli-ah??” tanyanya sambil menepuk pundakku.

“Ehh! Gwenchana…” ucapku singkat.

End of Sulli POV

 

Akhirnya Krystal dan Sulli sampai di kelas dan langsung duduk di tempat duduk mereka yang berada di pojok depan sebelah kanan. Beberapa saat kemudian seorang wanita yang tak lain merupakan guru mereka pun memasuki kelas dan memulai pelajaran pagi itu.

Terlihat Sulli yang sedang khidmat menyimak penjelasan dari guru mereka sedangkan Krystal masih saja memegang kalung itu dan terus menatapnya.

Krystal POV

Aku terus menatap kalung ini. Sebenarnya aku sedang merasa bersalah karena mungkin kalung ini sangat berharga bagi Namja itu. Aku sedang berfikir bagaimana aku bisa mengembalikannya. Aku membuka kalung itu lagi dan  kulihat wajah Namja tampan tadi lagi. Ia sedang tersenyum, sangat manis dan “Deggg!” aku merasa ada yang aneh dengan jantungku karena kini jatungku berdetak tak karuan hanya karena melihat wajah Namja itu. Di sebelah fotonya ada foto seorang yeoja cantik yang pasti adalah kekasihnya.  “Hmmm… pasangan serasi.” batinku. Aku bahkan tidak menyimak apa yang dijelaskan oleh guruku. Aku hanya terus menatap kalung itu.

End of Krystal POV

 

@SM APARTEMENT

Amber POV

Aku merebahkan tubuhku disofa mencoba untuk memejamkan mataku tapi tiba-tiba HP-ku pun berbunyi… Aku pun langsung menekan tombol hijau untuk mengangakat telpon yang ternyata dari Daddy-ku.

Hello Dad?? Ada apa menelponku??.” ucapku datar sambil tiduran di sofa.

“Aishhh… Kau harusnya senang karena Daddy menelponmu. Apa kau sudah sampai di Apartemen baru mu??” ujar daddy-ku dengan nada khawatir.

Come on, Dad. I’m not aLittle Boynow. Jangan perlakukan aku seperti anak kecil lagi Dad.  Ne, aku sudah sampai di Seoul dan aku sedang berada di apartemen baruku.” Jawabku cuek

Oh. Ok ok my good boy. Apa kau suka apartemennya?? Apa motor yang daddy belikan sudah sampai?? Kalau kau butuh sesuatu segera hubungi Daddy. Okey my boy??.” tanya Daddy.

“Aku suka, dan mungkin motornya dalam perjalan dad.” jawab ku datar.

“Oh ya.. Daddy sudah mendaftarkan mu di SM International High School. Selamat menempuh hidup baru disana(?). I’ll miss you my boy.” ujar Daddy dan langsung menutup telponnya.

“Aisshhhh.. Dasar Daddy. Kalo begini sih apa bedanya disini dan di Amerika, aku masih tetap diawasi olehnya??” gumam ku sambil melempar HP-ku ke sofa.

 

-Flashback-

“Sudah daddy bilang tidak ya tidak.” ucap seorang pria baruh baya setengah berteriak.

Come on dad, Please let me go to Korea!” mohon ku kepada daddy sambil berlutut.

“Lagian kau mau apa sih disana?” aku menunduk sebentar dan kemudian menjawab

“Untuk melupakan seseorang dan untuk mencari adikku.” lirih ku

Daddy menyuruhku untuk bangkit, kulihat wajahnya berubah tak seperti tadi lagi. Kini wajah daddy terlihat sedih. Ia menatap nanar ke arahku.

“Baiklah, jika kau memaksa.” Ucapnya lembut

Really dad? Aku janji akan bersikap baik disana dan aku akan sering memberi kabar, jadi daddy tak perlu memberikan pengawal segala dan tak usah mengawasi ku. Aku sudah besar dad.” ujarku

“Tapi dengan satu syarat!” lanjutnya membuat ku sedikit khawatir.

What’s that dad?” Tanya ku sedikit ragu.

“Kau akan sekolah di SM International High School dan daddy mau kau harus belajar yang benar dan mendapatkan nilai yang bagus.”  

“Huftt, baiklah dad. Aku terima syarat ini.” Jawabku pasrah

-End of Flashback-

 

Kali ini aku memasuki kamar ku yang sudah tertata rapih, dan segera aku menuju singgasana ku(?) alias tempat tidurku untuk beristirahat. Aku mencoba merebahkan tubuhku di kasur. Namun, tiba-tiba ada seseorang yang mengetuk pintu.

Tok.. tok.. tok..

“Aissshh.. Ada saja yang mengganggu istirahatku.” gumamku seraya bangkit dari kasur dan berjalan menuju pintu.

Nugu??.” tanya ku datar

Mianhamnida nona, motor anda sudah ada di bawah. Anda bisa melihatnya.” ucap pria separuh baya itu.

Ne, aku akan segera melihatnya.” jawabku sambil membuka pintu apartemenku dan mengikuti pria tadi yang sepertinya anak buah daddy.

Setelah sampai di parkiran apartemen, aku melihat sebuah motor sport merek Ninja berwarna merah (Motor impian author #plak), sepertinya itu motor yang daddy bilang.

“Ini kunci motornya nona.” ucap Pria itu seraya menyerahkan kunci motor itu.

Ne, Khamsahamnida Ahjussi.” jawabku sambil tersenyum dan menerima kunci itu.

“Saya mohon diri nona.” ujarnya sambil membungkuk dan beranjak pergi.

Aku menyalahkan motorku dan keluar dari parkiran.

“Aku bosan, sebaiknya aku berjalan-jalan saja lagi pula dari tadi aku gak bisa istirahat karena ada saja yang menggangu ku.” batinku sambil tetap mengendarai motor ku.

End of Amber’s POV

 

Normal POV

Teeetttttt… Teettttt… (bunyi bel sekolahnya jelek amat ya??)

Bel telah berbunyi menandakan sekolah hari itu telah usai. Para siswa keluar dari kelas masing-masing menuju gerbang sekolah. Terlihat lah Krystal dan Sulli yang berjalan menuju gerbang sekolah seperti yang lainnya.

“Soojung-ah, kau mau langsung pulang ya?.” tanya si yeoja jangkung.

Ne, Wae Sulli-ah?.” jawab yeoja disebelahnya dengan cuek.

“Aku lapar Soojung-ah, temani aku makan ya?.” pinta Sulli dengan tampang memelas.

“Ya!! Sulli-ah, tadi kan pas istirahat kita sudah makan dan sekarang kau bilang kau masih lapar? Perut mu itu terbuat dari apa sih Sulli-ah.” ujar Krystal dengan nada 10 oktaf (#ngarang bgt).

“Hehe, tadi kan tadi sekarang ya sekarang Soojung-ah. Mau ya temani aku makan?.” pinta Sulli lagi dengan tampang yang makin memelas.

Ne, baiklah. Tapi kau yang traktir ya?.” jawab Krystal sambil berjalan mendahului Sulli.

“Ok ok, aku yang traktir.” ujar Sulli sambil menyejajarkan langkahnya dengan Krystal.

Kedua yeoja itu berjalan menuju restoran terdekat karena sepertinya salah satu dari yeoja tersebut kelihatan sangat lapar seperti belum makan 3 hari. Akhirnya mereka tiba di sebuah restoran sederhana.

“Kita duduk disini saja Soojung-ah.” ucap Sulli sambil menarik Krystal ke bangku yang Ia maksud.

Ne, tapi gak usah pake narik-narik segala kalee.” ujar Krystal sambil mengeluarkan icy glare-nya.

“Hehe, mianhe Soojung-ah. Abisnya aku udah lapar banget nih. Kamu mau pesan apa ??.” ucap Sulli sambil melihat buku menu.

“Selamat siang nona-nona. Mau pesan apa?” tanya seorang pelayan restoran itu sambil menyerahkan buku menu.

“Ah.. Aku pesan ini aja pak terus minumnya es jeruk aja.” ucap Sulli kepada pelayan restoran itu sambil menunjuk menu yang tertera di buku menu.

“Emang kau pesan apa sih?.” tanya Krystal penasaran.

“Aku pesan “Mie Ayam Gajah Mungkur”, kau mau juga?.” ujar Sulli sambil menunjuk gambar mie ayam. (emangnya di Korea ada Mie ayam ya??)

“Ah.. Boleh juga tuh, aku mau itu juga terus minumnya jus mangga aja.” ucap Krystal kepada pelayan itu.

Ne, baiklah. Pesanan nona akan segera datang. Silahkan menunggu sebentar.” ujar pelayan itu seraya meninggalkan kedua yeoja itu.

Suasana restoran tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa pengunjung disana termasuk kedua yeoja yang sedang menunggu pesanannya itu. Tiba-tiba pandangan Krystal tertuju pada pintu masuk restoran. Ia melihat seseorang. Seseorang itu menuju ke meja Krystal dan Sulli.

“Ah. Annyeong, kita bertemu lagi nona.” ujar seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Amber yang kini berada di hadapan mereka berdua.

“Kau lagi? Sedang apa kau disini?.” tanya Krystal dingin

“Ishhh, masih saja seperti itu. Bisa kah kau bersikap sedikit lebih manis nona? Pake Tanya lagi ngapain aku disini, ya mau makan lah.” jawab Amber seraya menarik kursi di samping Sulli dan mendudukinya.

Sulli yang gak ngerti apa yang sedang terjadi hanya melongo saja melihat temannya yang sedang ngobrol dengan orang yang tak dikenalnya.

“Aku Amber, kau?.” tanya Amber sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya ke arah Sulli.

“Ah, Aku Sulli, apa kalian sudah saling kenal Amber-ssi?” jawab Sulli sambil menjabat tangan Amber dan memberikan senyuman andalannya.

“Hm, aku bertemu dia tadi pagi tapi aku belum mengetahui namanya.” ujar Amber sambil melirik Krystal.

“Nama ku Krystal. Dan aku minta maaf untuk yang tadi pagi, tadi aku sudah terlambat makanya aku terburu-buru.” akhirnya Krystal bersuara.

“Kalian sudah pesan makanan? Biar aku yang traktir sebagai tanda perkenalan kita.” ujar Amber sambil membolak-balikkan buku menu.

“Gak usah ah, nanti merepotkan mu Amber-ssi.” ucap Sulli bermaksud menolak.

“Udah, Gak apa-apa.” jawab Amber tersenyum.

 

Sulli POV

Kenapa aku merasa sangat mengenalnya? Senyuman itu membuat ku merasa hangat. Aku merasa nyaman berada didekatnya walaupun kami baru pertama kali bertemu. Apa aku pernah mengenalnya? Atau ini hanya perasaanku saja?

“Amber-ssi? Apa kita pernah bertemu sebelumnya?.” tanya ku tiba-tiba.

“Eh? Kenapa memangnya?” jawab Amber bingung.

“Ah, Gwenchana.” jawab ku singkat.

Benarkah kita tak pernah bertemu sebelumya? Tapi kenapa aku merasa mengenalmu?

End of Sulli POV

 

Akhirnya Amber pun memesan makanan yang sama dengan kedua yeoja itu. Setelah sekian lama menunggu akhirnya pesanaan merekapun datang. Hening… selama acara santap siang itu hanya hening yang terjadi. Mereka sedang menikmati makanan dengan khusyuk.

Setelah mereka selesai menghabiskan makanannya, mereka (atau lebih tepatnya Amber dan Sulli) masih berbincang-bincang sambil sesekali tertawa bersama. Sedangkan Krystal memasang tampang bête karena merasa dicuekin sama temennya.

“Sebenernya siapa yang temennya siapa sih?” gumam Krystal pelan.

“Aku mau pulang.” ujar Krystal seraya bangkit dari tempat duduknya.

“Kenapa buru-buru sekali Soojung-ah?” tanya Sulli

“Aku lelah, mau istirahat.” ujar Krystal dan langsung beranjak meninggalkan mereka berdua.

 

Krystal POV

Apa-apaan sih mereka itu. Kenapa bisa seakrab itu padahal baru pertama kali bertemu. Sampai-sampai aku dicuekin sama si Sulli. Menyebalkan. >,<

Aku berjalan keluar dari restoran dan tiba-tiba.

“Mau ku antar?” ujar seseorang dibelakangku.

Aku menoleh dan yang kulihat adalah namja tampan itu.

Shireo, aku bisa pulang sendiri.” jawab ku datar

“Bukankah kau tinggal di SM Apartemen juga? Kan kita bisa pulang bareng.” tanya-nya yang sekarang berdiri di depanku.

Ne, tapi aku bisa pulang sendiri.” jawab ku ketus.

“Ayolah, pulang bersama ku. Itu motorku parkir disana” tawarnya sambil menarik tanganku.

“Ne, baiklah. Tapi gak usah pake pegang-pegang segala kaleee.” ujar ku ketus sambil memberikan Icy glare ke arahnya.

“Ah, iya maaf.” jawabnya agak gugup.

Akhirnya kami pulang bareng naik motornya.

Selama perjalanan dia hanya diam saja dan fokus mengendarai sepeda motornya. Sampai Akhirnya kami sampai di parkiran apartemen.

Gomawo untuk tumpangannya.” ucap ku seraya turun dari motornya.

Ne, Cheonmaneyo.” jawabnya sambil tersenyum. Senyum yang sangan menawan.

Deggg..

“Kenapa aku deg-degan gini ya?” batinku

“Aku duluan ya.” ujarku seraya pergi meninggalkanya karena aku makin deg-degan dan aku merasakan panas di wajahku.

End of Krystal POV

 

Krystal meninggalkan Amber sendiri di parkiran. Amber masih tidak mengerti apa yang terjadi pada Krystal.

“Kadang dingin, kadang hangat, dan kadang lucu. Gadis yang menarik.” Gumam Amber sambil berjalan memasuki Lift.

.

.

.

.

.

 

TBC

 

Sebelumnya Llama mau minta maaf nih karena baru apdet.. >,<
mohon komennya ne.. ^,^

39 thoughts on “It’s Hard But Easy

    • hahaha ad2 aj authour
      wah ad kryber
      sng bgt rasanya smpe mw lmpt dr jurang hehehe
      gk bs coment unnie yg pst bgus ff ny
      mdh2n kryber cpt jdian hehehe

      • hihi..
        jangan lompat ke jurang donk.. ntar yg baca ff-nya siapa?
        do’ain aja yah semoga mereka cepet jadian.. ntar kan kita dikasih PJ.. hihi..
        gomawo udah komen ne.. ^,^

  1. Uuuhhh weeeew. . . .ff baru nie. . .eemm. . .baguuuus. . .lanjuuutkan. . .hehehehe. . . .

    Ttp smngt. . .lanjuuut. . .

    Mksh

  2. eh udah kelar nih? mane lanjutannya?!!! #nadahintangan

    mau tanya saya,… itu Sulli pegimana nasibnya? ditinggalkan begitu saja! masih makan kah?? kau pasti lagi makan juga di sana ne? bagi-bagi donk!!! #plak

    saran ya, ntar update lagi, edit dulu oke…!

    sippp keep writing n welkom in tulis-menulis wod! #bahasaapaini-.-

    nb: author-nya mau Ninja merah… Byson merah buat aku yah kakak~~

    • hihi.. udah di draft tapi belum kelar ampe ending.. -___-
      yah.. begitulah.. dia melanjutkan makannya.. kapan lagi ye kan makan gratis?!
      oke.. gomawo byun Yan udah kasih akuh saran dan support…
      #cipokpakekaki
      ehhh.. jgn bawa” Byson merah donk ahhh.. >,<

  3. Anyeong …
    FF Kryber nie ..
    Jgn2 adik ea amber tu si sulli lgi ?
    Baby jung tdi pas d kls aja liatin klung ea amber trus skrang glran ktmu orang ea ekh malh dingin ?
    Lanjut thor

  4. salam kenal thor
    wah KryBer ya bgus thor ceritanya si Krys kok dingin bgt sih sama Amber senyum dikit ngapa
    bingung komen apa lanjut aja deh thor:)

  5. annyeong thor.. saya reader baru🙂
    cepet update dong🙂 soalnya susah banget cari ff kryber😀

  6. wahh senangnya akhirnya loe updet jg thoorrr…ma’af ya kalau gue komennya telat banget…
    kryber,,gue suka
    Bikin yg romantis2 ye thorrr haha..
    semangat thoorrrr….

  7. Oke karna Author Update Chap 6 , jd saya harus bca dr awal..hee
    baby jung blm sdar pa kalo amber tuh yeoja..hahaa *lagian amber trlalu ganteng sih.
    baru lihat poto ny aj ud dag dig deg..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s